Persaingan logistik last-mile di Indonesia memasuki babak baru. Sepanjang Q1 2026, tiga pemain besar — J&T Express, SiCepat Ekspres, dan Anteraja — secara agresif membuka gudang sorting (hub) baru di luar Jawa. Targetnya: mempersingkat waktu pengiriman ke kota tier-2 dan tier-3 di Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera dari 5–7 hari menjadi 2–3 hari.

J&T dilaporkan membuka 12 hub baru di Kalimantan dan Sulawesi, sementara SiCepat menambah 8 gudang di Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Anteraja fokus di koridor Makassar–Manado dengan 5 titik hub baru.

Gudang Sorting: Beda dari Gudang Distribusi

Gudang sorting berbeda dari gudang distribusi konvensional. Barang tidak disimpan lama — rata-rata hanya transit 4–12 jam sebelum dikirim ke tujuan berikutnya. Ini berarti kebutuhan rak-nya pun berbeda:

  • Rak medium duty lebih diminati karena barang berupa paket karton ringan (1–30 kg), bukan palet berat
  • Rak boltless (light duty) untuk area sortir per zona pengiriman — mudah dipasang dan di-reconfigure
  • Mezzanine untuk menambah lantai kerja sortir di gudang dengan ketinggian >6 meter

Berbeda dengan gudang FMCG yang membutuhkan rak heavy duty untuk palet berat, gudang sorting lebih mengutamakan kecepatan akses dan fleksibilitas layout.

J&T, SiCepat & Anteraja Ekspansi Gudang di Luar Jawa

Dampak terhadap Industri Rak Gudang

Ekspansi ini menciptakan lonjakan permintaan rak gudang di luar Jawa — pasar yang sebelumnya didominasi oleh kebutuhan perkebunan dan pertambangan. Pabrik rak gudang seperti Perkasa Racking yang sudah memiliki kapasitas produksi besar dan jaringan pengiriman nasional diuntungkan karena bisa memenuhi kebutuhan di lokasi-lokasi baru ini.

Tantangannya ada di logistik pengiriman rak itu sendiri. Ongkos kirim rak baja dari Jawa ke Kalimantan atau Sulawesi bisa mencapai 20–30% dari harga barang. Beberapa perusahaan pengiriman mulai mempertimbangkan vendor rak lokal, meskipun variasi produk dan standar kualitasnya masih terbatas.

Peluang untuk Pemilik Gudang

Bagi pemilik properti gudang di kota-kota seperti Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, dan Medan, tren ini berarti potensi penyewa baru. Menyiapkan gudang dengan rak yang sudah terpasang (ready-to-use) bisa menjadi nilai jual — perusahaan pengiriman lebih memilih gudang yang langsung operasional dibanding harus menunggu pengadaan rak 4–8 minggu.

Untuk panduan jenis rak yang cocok untuk gudang sorting, baca cara memilih rak gudang atau konsultasikan langsung dengan tim Perkasa Racking.